Melangkah Bersama Perlindungan Ilahi: Kajian Penuh Hikmah AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA

Jo
Global Administrator
Minggu, 26 November 2023 | x
Melangkah Bersama Perlindungan Ilahi: Kajian Penuh Hikmah AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA
Media Center As'adiyah - Pondok Pesantren As'adiyah menggelar pengajian khusus bersama Bersama AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA pada 26 November 2023. Dalam pengajian kali ini, Anre Gurutta Prof. Nasar mengupas lebih lanjut subtansi keempat dan kelima Ta'awwudz, fokus pada makhluk yang harus dijauhi, seperti setan, dan tujuan mohon perlindungan kepada Allah. Makhluk yang harus dihindari saat meminta pertolongan kepada Allah tidak hanya sebatas setan, sebagaimana tergambar dalam Al-Qur'an. Semua yang dapat membahayakan, termasuk virus, termasuk dalam hal yang perlu dijauhi. Maka, saat memohon perlindungan, perlu dihayati kepada siapa kita memohon, dengan menghadirkan Allah dalam hati dan pikiran. Anre Gurutta Prof Nasar membahas konsep takut yang melekat pada manusia. Ada dua objek yang secara kodrat kita takuti yaitu takut kepada Allah SWT dan takut kepada makhluk ciptaan Allah seperti setan, tukang sihir, ular, buaya dan sebagainya. Kemudian Anre Gurutta juga membahas Q.S Fathir ayat 28 : اِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰۤؤُاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ غَفُوْرٌ Artinya : Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Maha Pengampun Pada ayat ini yang dimaksud ulama bukan hanya orang-orang ahli agama akan tetapi orang-orang ahli ilmu pengetahuan. Ayat ini menjelaskan bahwa ulama inilah yang merupakan hamba yang paling takut kepada Allah SWT. Mereka takut disertai dengan ketundukan batin sehingga dimanapun kita berada kita akan selalu takut kepada-Nya. bukan hanya takut pada fisik. Takut kepada bentuk fisik maksudnya kita takut kepada hal yang bisa dilihat secara fisik dan takut saat mahkhluk tersebut ada di dekat kita. Beliau juga membahas tujuan dari memohon perlindungan, yaitu agar kita dapat menjalani hidup dengan tenang, damai, dan sejahtera, bebas dari kesulitan dan musibah. Perlindungan Allah adalah kunci keberanian orang dahulu yang berani menentang keraguan karena mereka yakin pada perlindungan-Nya. Dalam konteks ini, Anre Gurutta mengingatkan bahwa doa yang dipanjatkan dengan hati lebih kuat daripada sekadar kata-kata. Orang yang malas berdoa dianggap sombong dan diingatkan untuk tidak hanya berhenti pada doa, melainkan juga disertai usaha, karena usaha tanpa henti menjadi jembatan karunia Tuhan. Dalam penutup, Anre Gurutta Prof. Nasaruddin Umar menjelaskan pentingnya berta'awwuz, bahwa manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab besar. Ta'awwudz adalah keniscayaan, mengajak manusia untuk berjihad dan itjihad. Manusia, sebagai makhluk teomorfos, memiliki dimensi Lahut dan Nasut yang menggambarkan peran ganda sebagai khalifah dan hamba Tuhan. Dengan demikian, melalui kajian ini, Anre Gurutta memberikan wawasan mendalam tentang perlindungan ilahi, memandu umat untuk menjalani kehidupan dengan keyakinan, doa yang tulus, dan usaha yang gigih.(nm)  
Agenda
Rapat Tindak Lanjuti PP Nomor 49 Tahun 2020
01-10-2021 - 01-10-2021
Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga
Gelar Rapat Persiapan Pengadaan Barang dan Jasa TA 2021
11-09-2021 - 11-09-2021
Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga
Pembahasan Verifikasi Usulan Rencana Kerja dan Anggaran TA 2021
12-09-2021 - 13-09-2021
Kantor Dinas BKD Keuangan Kab. Lembata
Bimtek Pengelolaan Website Dinas Versi terbaru
09-09-2021 - 10-09-2021
Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga
Infografis