UNISAD Yudisium Lulusan Gelombang I, Rektor Tekankan Tiga Bekal bagi Alumni
Media Center As’adiyah — Universitas Islam As’adiyah (UNISAD) Sengkang melaksanakan Yudisium Gelombang I Penetapan Nilai dan Kelulusan Mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026 di Aula 2 Lantai 3 Kampus Lapongkoda, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penetapan kelulusan sekaligus pengukuhan mahasiswa Program Sarjana Strata Satu (S1) sebagai alumni UNISAD. Yudisium dihadiri Rektor Universitas Islam As’adiyah, Gurutta Dr. Hj. Indo Santalia, M.Ag., Wakil Rektor I Gurutta Dr. Ahmad Muktamar, M.M., M.Pd., Wakil Rektor II Gurutta Dr. Ekawati Hamsah, S.Th.I., M.Si., para dekan, Kepala Biro AUAPK, serta ketua dan sekretaris program studi di lingkungan UNISAD. Dalam sambutannya, Gurutta Rektor UNISAD menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Gurutta menegaskan bahwa yudisium merupakan penanda atas proses panjang yang telah dilalui mahasiswa bersama orang tua dan para dosen.
“Hari ini tidak hanya Anda diyudisium, tetapi kita merayakan hasil kerja keras Anda, hasil dari doa-doa orang tua kita, bimbingan dari para dosen, dan juga air mata perjuangan dari anak-anakku sekalian,” ujar Gurutta Indo Santalia.
Para lulusan yang dikukuhkan berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah dan Hukum, serta Fakultas Ushuluddin, Dakwah dan Komunikasi. Lulusan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan; lulusan Fakultas Syariah dan Hukum berhak menyandang gelar Sarjana Hukum; sedangkan lulusan Fakultas Ushuluddin, Dakwah dan Komunikasi berhak menyandang gelar Sarjana Agama. Gurutta Rektor mengingatkan para alumni bahwa gelar akademik yang diperoleh merupakan hasil dari perjuangan panjang sehingga harus diiringi dengan tanggung jawab dalam mengamalkan ilmu.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak seharusnya berhenti sebagai pengetahuan pribadi, tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yudisium bukan garis finish, tetapi sesungguhnya merupakan garis start,” tegas Gurutta. Gurutta kemudian menitipkan tiga pesan kepada para alumni UNISAD. Pertama, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Kedua, menjaga nama baik almamater dengan membawa identitas Universitas Islam As’adiyah secara positif di mana pun berada. Ketiga, terus belajar karena gelar sarjana bukanlah akhir dari proses pendidikan. Gurutta Indo Santalia juga membuka kesempatan bagi para alumni untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana di UNISAD. Gurutta mendorong para lulusan untuk tidak berhenti mengembangkan diri serta tetap menjalin komunikasi dengan almamater dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan perubahan teknologi.
Selain menyampaikan pesan kepada alumni, Gurutta Rektor turut mengapresiasi para dosen yang telah mendampingi mahasiswa selama proses pendidikan, termasuk dalam penyelesaian tugas akhir dan berbagai tahapan akademik lainnya. Menutup sambutannya, Gurutta Indo Santalia menegaskan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, para alumni memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi yang lebih luas. Gurutta mengajak lulusan UNISAD membawa ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan diri, meningkatkan harkat keluarga, serta berkontribusi bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Yudisium Gelombang I tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan hamdalah sebagai tanda berakhirnya rangkaian kegiatan. Momen tersebut sekaligus menandai langkah awal para lulusan untuk memasuki lingkungan pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan Strata Satu di Universitas Islam As’adiyah Sengkang.(nm)


